• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

Review Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

 

Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

"Maybe life is worth living again"


Judul Buku    : Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Penulis         : Brian Khrisna

Penerbit       : Grasindo

Tahun terbit  : 2025

Jumlah Hal.   : 208

ISBN            : 978-602-05-3132-8

Harga           : Rp.93,000


Menurut penulisnya, Brian Khrisna, buku ini tercipta dari kumpulan wawancara dan cerita kawan-kawannya yang berhasil menyintas dari rasa depresi akut. Penyintas tersebut membagikan alasan-alasan kecil yang mereka temukan selama perjalanan menyintas, yang membuat mereka mau untuk hidup sekali lagi.

Buku ini sudah sering memanggil-manggil dari rak buku, kalau saya sedang berkunjung ke toko buku. Tapi seringnya saya lewatkan, karena masih ada target buku lainnya yang mau saya beli dan baca. Namun, pada akhirnya, terakhir kali saya ke toko buku, saya menyambut panggilan buku ini.

Saat saya ke toko buku waktu itu, dalam waktu yang sama, saya membeli dua buku yang punya genre hampir mirip, yaitu terkait orang yang memiliki penyakit depresi akut. Buku yang satu lagi, rencana mau dibuat reviewnya juga, walaupun sepertinya akan lebih sulit untuk mereview buku itu. Sulitnya seperti apa? ya ditunggu saja reviewnya ya 😜.

Buku ini menceritakan seorang laki-laki bernama Ale, yang memiliki tubuh gemuk, hitam dan bau badan. Dia adalah seorang biasa yang bekerja di perkantoran SCBD Jakarta. 

Ale merasa dirinya bagaikan sebutir debu yang tak berharga, yang bahkan kehadirannya pun tidak pernah terlihat. Mulai dari keluarganya, teman kantornya tidak ada yang sungguh-sungguh menganggap bahwa Ale itu ada. Dia seperti angin lalu, yang kalau ada gak terasa, kalau gak ada, juga gak bakal ada yang nyariin. 

Ale tidak punya teman dekat, bahkan keluarganya pun tidak mengindahkan dirinya. Ale pernah punya pacar, tapi itupun pada akhirnya baru diketahui kalau Ale hanya dimanfaatkan. 

Lagu ini yang menggambarkan keadaan Ale: 

Klip Lagu Creep - Radiohead


(Lyrics): [Verse 1] When you were here before Couldn't look you in the eye You're just like an angel Your skin makes me cry You float like a feather In a beautiful world I wish I was special You're so fuckin' special [Chorus] But I'm a creep I'm a weirdo What the hell am I doing here? I don't belong here [Verse 2] I don't care if it hurts I wanna have control I want a perfect body I want a perfect soul I want you to notice When I'm not around You're so fuckin' special I wish I was special [Chorus] But I'm a creep I'm a weirdo What the hell am I doing here? I don't belong here Oh, oh [Bridge] She's running out the door She's running out She run, run, run, run Run [Outro] Whatever makes you happy Whatever you want You're so fuckin' special I wish I was special But I'm a creep I'm a weirdo What the hell am I doing here? I don't belong here I don't belong here

Ale bahkan sampai kepikiran "Pantaskah hidup ini kulanjutkan?". Yah, dan pada akhirnya Ale memutuskan untuk segera mengakhiri hidupnya. Toh, tidak akan ada orang yang akan merasa kehilangan dirinya. Ale memutuskan cara untuk mengakhiri hidupnya adalah dengan minum obat-obatan dari psikiaternya namun dengan dosis yang berlebihan. 

Ale memutuskan akan mengakhiri hidupnya sehari setelah hari ulang tahunnya yang ke-37. Tepat pada waktu dia akan menghabisi hidupnya, Ale melihat tulisan di obatnya "dikonsumsi setelah makan". Ale kemudian teringat mie ayam yang biasa dia makan sebagai sarapan sebelum berangkat ke kantor. Kemudian Ale memutuskan untuk makan mie ayam langganannya terlebih dulu. "Aku berhak bahagia sebelum mati". 

Dari sini, petualangan Ale menemukan makna hidup dimulai. Keinginan sederhananya untuk bahagia sebelum mati dengan memakan mie ayam, ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Ada banyak kejadian berliku yang dialami Ale. Mulai dari membantu prosesi orang mati, masuk ke sekolah parcok, ketemu preman mafia narkoba, ketemu PSK dan Mami PSKnya, ketemu OB kantornya, ketemu bu Murni, ketemu penjual layangan sampai ketemu orang buta yang jualan kerupuk Bangka. Semua orang dan kejadian tersebut memberikan insight, dan juga sinyal-sinyal serta pesan-pesan untuk Ale mengenai makna kehidupan. 

Keren seh bukunya, banyak insight tentang makna hidup yang bisa kita ambil dari perjalanan makan mie ayam sebelum mati-nya Ale. Mungkin beberapa dari kita juga pernah merasa seperti Ale, merasa rendah diri, tidak berharga dan bukan siapa-siapa. Tapi sebenarnya, kalau kita mau lebih sensitif lagi, mau memperluas pandangan kita, mau menggunakan hati kita, ada banyak hal kecil dalam hidup yang bisa selalu kita syukuri, yang bisa jadi alasan kita untuk terus melanjutkan hidup. 

Tapi memang ya, ada banyak kata-kata kasar dan vulgar dalam buku ini, apalagi saat masuk sekolah parcok dan hidup bersama preman mafia narkoba. Duh, saya saja sampai shock dengan kata-kata kasarnya. Ini sepertinya bahkan tidak bisa dibaca anak remaja. 

Awalnya timbul pertanyaan setelah menamatkan buku ini. Tapi setelah dicermati lagi, sepertinya memang endingnya bagus seperti itu. Mau cerita, tapi takut terlalu banyak spill, wk..wk.. Yang sudah baca bukunya, bisa sharing pandanganmu soal ending bukunya ya. 

Overall, buku ini bagus, desperatenya Ale terasa sekali, sampai perubahannya setelah menemukan makna hidup juga membuat perasaan dan hati kita menjadi nyaman. 

Jadi, kalau suatu saat, kalian merasa sudah berada di titik paling rendah dalam hidup, ingatlah kalimat ini ya: "Maybe its just a bad day, not a bad life afterall".






#KLIP2026

#IbuProfesional

#KelasLiterasi

#KonsistenMenulis

#Hari78