• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

Squid Game

Squid Game


Ada yang sudah nonton Squid Game yang sedang happening?

Menurut laman The Numbers Game @Tngtweets1, pembuat Squid Game, Hwang Dong-hyuk menuliskan naskah squid game pada tahun 2009 namun ditolak oleh banyak studio selama 10 tahun. Dia pernah harus berhenti menuliskan naskah tersebut dan menjual laptopnya seharga 675 dollar karena membutuhkan uang. Saat ini, Squid Game telah menjadi tontonan nomor 1 di 90 negara dan ditetapkan menjadi film yang paling banyak dilihat dalam sejarah Netflix. Keren ya?

Tapi kemudian saya jadi berpikir, kenapa ya orang - orang suka dengan Squid Game? Saya sendiri, pada saat nonton squid game, baru episode 1 langsung shock, sekarang berhenti di episode 4 dan masih mengumpulkan keberanian dan alasan untuk melanjutkan menontonnya.

Padahal saya juga membaca dan menonton The Hunger Game lho! Dari awal sampai akhir. Keduanya sama-sama punya genre yang sama, survival game yang mana terkait dengan urusan death or alive.

Tapi kenapa dengan squid game ini terasa berat sekali? dan kenapa orang-orang suka dan dengan santainya menontonnya? Apakah karena saya orangnya baper dan overthinking? 😏

Namun setelah dipikir-pikir, asumsi saya sih seperti ini:

1. The Hunger Game itu produksi Hollywood, budaya barat, sedangkan Squid Game produksi Korea, budaya timur

2. Full of violence dari jarak dekat, vulgar banget lah violencenya. Sepertinya saat menonton the Hunger Game gak gitu-gitu amat

3. The Hunger Game itu khan film fantasi ya, sedangkan squid game kayak realita gitu, dekat dengan kita, sehingga relate banget dengan kehidupan kita

Coba deh, siapa sih dari kita yang tidak pernah atau tidak punya hutang? hm..ya mungkin saja sih. Tapi saya rasa, sebagian besar dari kita punya dan pernah berhutang, walaupun kecil.

Atau, siapa sih dari kita yang tidak suka bermain? terutama permainan anak-anak. Setiap kita pasti pernah jadi anak-anak dan pernah bermain permainan anak-anak. Sehingga kita bisa membayangkan saat kita di posisi seperti itu sehingga membuatnya menjadi sangat relate dengan kehidupan kita. Belum lagi, karena ceritanya yang memang membuat kita penasaran.

Kalau kamu, coba kasih tahu kenapa harus atau tidak perlu menonton squid game? #kepodech