• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

Losmen Bahagia

 

Losmen Bahagia
Losmen Bahagia

Masih berlanjut cerita perjalanan saya di Kalimantan Barat. Kali ini tentang penginapan. Di Air Upas, sepengetahuan saya, ada 4 penginapan yang tersedia yang bisa terbilang cukup layak:

1. Losmen Citra
2. Homestay Bintang Terang
3. Losmen Diamond
4. Losmen Bahagia

Dulu, sebelumnya, teman-teman tim Jakarta, kalau ke Air Upas, menginapnya di losmen Diamond. Lokasinya paling dekat dengan kantor yang di Air Upas. Tapi untuk mencari makan, sedikit PeeR. Harus ke pusat Kecamatan.

Saat saya ke Air Upas, April 2026 lalu, rekomendasinya adalah di penginapan Losmen Bahagia. Awal-awal kami dengarnya hotel Bahagia, tapi setelah sampai lokasi, ternyata levelnya masih losmen. Ya walaupun, kami sadar juga, walaupun disebut hotel, tapi melihat lokasinya di Kecamatan Kecil, ya sudah antisipasi lah bentukkan hotelnya itu akan seperti apa. 

Waktu itu kami tiba di Air Upas, sore hari sekitar jam 3 atau 4 sore. Sudah bisa check-in. Menurut rekan-rekan kami di sana, losmen bahagia ini terbilang masih baru dibanding 3 losmen lainnya. Dan termasuk ramai, gak pernah kosong. Padahal ini losmen 3 lantai lho! Harganya juga termasuk murah. Rp100,000/hari untuk yang kipas angin dan Rp150,000 untuk yang AC. Murah banget kan? Ya, cuma kamar aza seh. Untuk kondisi dalam kamarnya sederhana saja, tapi bersih. Gambaran dalam kamarnya untuk yang AC, 1 bed, kurang lebih seperti ini:

Kondisi dalam kamar
Kondisi dalam kamar

Kondisi di dalam kamarnya, ada 1 bed besi, lemari plastik, meja kecil di samping tempat tidur, ada 2 kursi plastik, AC dan kamar mandi. Tidak ada TV ya, tapi ada wifinya. Tapi karena waktu itu saya, deploy di Air Upas ini 2 minggu, saya bawa 2 laptop: 1 laptop kantor dan 1 laptop pribadi. Jadi kalau mau nonton-nonton entertainment, ya cukup dari laptop saja. 

Kamar Mandi Losmen Bahagia
Kamar Mandi Losmen Bahagia

Kamar mandinya juga sederhana ya, WC-nya pakai WC jongkok, gpp ya, lebih sehat malah. Airnya juga lancar. Untuk wilayah Kalimantan Barat, yang kadang airnya sulit, air di Losmen Bahagia ini lancar banget. Tapi memang ada himbauan untuk tidak membuang-buang air dan menggunakan air secukupnya. Tidak ada juga water heater alias air panas, ya gak perlu juga seh, wong di KalBar ini panas. Malah lebih segar kalau mandinya pakai air dingin. 

Saya kebetulan dapat kamar di lantai 2. Karena tidak ada lift, saya yang membawa koper ukuran 24, karena tadinya berpikir akan tidak bisa mencuci baju, karena susah air, akhirnya harus berjuang lebih keras untuk mengangkat koper naik tangga ke lantai 2. Setelah sampai hotel, ternyata ada jasa laundry dunks. Bisa antar-jemput juga, serta bisa ekspres juga. Wah, tahu gitu, bawa koper kecil aza, wk..wk.. Ada teman saya yang dapat kamar di lantai 1, katanya kalau malam hari juga masih ramai. Ada juga tamu yang datang tengah malam, dan bisa langsung check-in. Biasanya kebanyakan yang menginap itu adalah pekerja perkebunan sawit, pekerja tambang atau juga pekerja NGO macam saya dan teman-teman. 

Nah, di Losmen Bahagia ini juga walaupun tidak dapat sarapan, tapi untuk cari makan mah gampang banget, karena lokasinya memang di kota Kecamatan. Kiri, kanan atau jalan sedikit ke depan tuch sudah banyak sekali tukang makanan. Kalau mau makan, ada warung makan prasmanan, yang isinya makanan rumahan gitu. Ada juga warung ayam geprek, juga warung sop, soto, ketupat sayur, gado-gado, warung sate, pecel ayam, ayam krispy, bakso, mie ayam, dll dech. Untuk non-muslim juga ada warung makanan B2 di depan losmen. 

Jadi, katanya yang punya Losmen Bahagia ini memang orang Chinese. Saat membangun losmen ini, dia juga buat ruko-ruko untuk orang bisa jualan, dan mostly pada jualan makanan. Owner losmen bahagia ini juga katanya mengaspal jalanan depan losmennya menggunakan uang dari dia sendiri lho! Luar biasa! Bukan hanya membangun bisnis, tapi juga jaringan bisnis untuk mendukung bisnis penginapannya ini. Makanya gak aneh, kalau losmen bahagia ini gak pernah sepi. Selain harganya murah, lokasinya di pusat kota kecamatan, tempatnya bersih, airnya lancar, cari makanan gampang, memang strategis banget dan termasuk aman seh. Di belakang losmen juga ada pasar. Saya pernah cari buah di pasar itu. Karena sudah beberapa hari, gak ketemu buah, wk..wk..

Oh ya, di lobi losmen juga ada kayak semacam warkop kecil gitu. Ada jual snack, pop mie, indomie, kopi dan teh. Kopinya tapi kopi yang sachet-an gitu ya. Biasanya kalau malam, mau nyemil-nyemil ya bisa pesen snack, mie dan kopi/teh gitu. Kalau mau kopi yang serius, deket hotel kan juga ada cafe Nordu. Jalan kaki paling sekitar 5 menit. Wilayah ini lumayan aman seh. Jalan kaki sendirian malam hari juga gpp, aman. 

Selama 2 minggu saya di Air Upas, pernah sekali mati lampu, tapi hanya beberapa menit seh. Itu malam hari dan karena memang sedang hujan deras. Losmen ini juga punya genset. Kayaknya genset wajib ada seh, di losmen dan di kantor. Soalnya katanya memang lumayan sering mati lampu. 

Di losmen ini juga tidak pernah sepi, karena dekat dengan sarang burung walet. Burung walet ini lumayan berisik, karena selalu berkicau sepanjang waktu. Tapi menurut saya seh, itu lebih baik, dibandingkan quite tanpa ada suara sama sekali, yang ada saya malah parno. Tapi kalau ada kicauan burung walet itu, setidaknya saya tahu kalau saya punya "teman". Pas awal-awal datang, agak bingung sebenarnya mencari tahu suara apa yang berisik itu plus dari mana asal suaranya. Tapi setelah ketemu sumbernya, ya jadi malah merasa aman. 

Resepsionis Hotel
Resepsionis Losmen Bahagia

Tapi memang, untuk urusan pengelolaan hotelnya masih manual banget. Pesanan diterima dan dicatat menggunakan buku besar itu lho! Bayarnya juga gak bisa qris, tapi transfer dan juga cash. So far seh, belum ada masalah dengan sistem ini, padahal saya sempat ada beberapa kali perubahan rencana. Tapi masih bisa ditrack dari buku besar itu, ya walaupun cuma dengan dicoret-coret. Bukti pembayarannya juga baru bisa menggunakan kwitansi bukan invoice. 

Gambaran kondisi di Losmen Bahagia bisa dilihat di video di bawah ini:


So far, pengalaman menginap kurang lebih selama 2 minggu di losmen bahagia ini, cukup memuaskan untuk ukuran Air Upas ya.

Depan Lobi Losmen Bahagia
Depan Lobi Losmen Bahagia

Bonus foto-foto di depan losmen bahagia bersama Hilux:

Losmen Bahagia View Agak Jauh
Losmen Bahagia View Agak Jauh

Salam Cinta dari Depan Losmen Bahagia
Salam cinta dari depan losmen bahagia

Sepertinya ini merupakan cerita terakhir dari Air Upas, Ketapang, Kalimantan Barat. Saya sudah akan move-on berlanjut untuk bercerita dari wilayah lain. 

Dua minggu tinggal di Air Upas merupakan pengalaman berharga. Ada banyak ilmu, pengalaman dan kenalan jaringan selama di sana. 

"Hidup itu seperti naik sepeda. Untuk menjaga keseimbangan, engkau harus terus bergerak"

 

Sampai jumpa di cerita perjalanan selanjutnya!