• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

Apakah Kamu Pernah Berpikir Apa yang terjadi "Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah"? - Sebuah Review

 

Poster Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

"Seberapa kenal kamu dengan ibumu?"


Judul           : Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

Sutradara    : Kuntz Agus

Pemain     : Sha Ine Febriyanti, Eva Celia Latjuba, Amanda Rawles, Nayla D. Purnama, Bucek Depp, Ariyo Wahab

Penulis        : Evelyn Afnilia

Genre         : Drama Keluarga, Drama Isu Sosial

PH              : RAPI Films


Sebenarnya film ini tayang sejak September 2025 di bioskop, tapi saya baru nonton setelah ada di Netflix beberapa bulan yang lalu.

Update terakhir yang bisa didapatkan di internet, jumlah penonton film ini di bioskop mencapai 903,277 penonton. 

Sebenarnya waktu itu tergoda mau nonton film ini di netflix, karena trailer di netflix tuch kompor banget. Pas di adegan di awal film, dimana sang ibu, Wulan, yang diperankan oleh Sha Ine Febriyanti sedang menyiram tanaman di depan rumah, kemudian anak pertamanya, Anis, yang diperankan oleh Eva Celia beserta anaknya (cucu bu Wulan) akan berangkat ke sekolah dan menanyakan dimana kunci motor, dan yang ditanya adalah bu Wulannya. Kemudian anak kedua, Alin yang diperankan oleh Amanda Rawles menanyakan kenapa kipas di rumahnya ngadat, masih dilanjut anak ketiga, Asya, yang diperankan Nayla D. Purnama yang menanyakan dimana kaos olahraganya. Seperti yang kamu sudah tebak, sang ibu, yang paling tahu semua jawaban atas pertanyaan anak-anaknya, sambil sekaligus membantu anak-anaknya. Ada lagi yang paling epik, pas Anis mau nyalain motor dan agak ngadat, ya lagi-lagi sang ibu yang berhasil menyelesaikan masalahnya. Padahal di teras rumah, ada sang ayah, Tio, yang diperankan oleh Bucek Depp, yang sedang santai duduk-duduk aza sambil merokok. Dan si Ayah ini tidak sekalipun perhatian membantu istri dan anak-anaknya. Bisa aza, diem-diem cuek gitu, di suasana pagi hari di rumah yang sudah super sibuk itu. Kompor banget kan? bawaannya pengen nabok ayahnya gitu, duh, saking gemesnya.

Tapi bu Wulan itu tuch, super sabar. Dia cuma tarik nafas, dan sambil senyum menjawab sekaligus membantu anak-anaknya. Luar biasa super sekali!

Film ini bermula dari Alin, anak kedua dari bu Wulan dan Pak Tio, awalnya sedang kuliah kedokteran dan harus kos. Namun, karena beasiswanya terancam dicabut, jadi dia memutuskan berhenti kos dan kembali ke rumahnya. Nah, sesampainya di rumah, dia baru sadar menemukan kekacauan di sana.

Official Teasernya bisa dilihat di sini:

Official Teaser Film Andai Ibu tidak Menikah dengan Ayah

Saat di rumah, Alin tidak sengaja menemukan buku harian sang ibu. yang berisi kenangan masa muda sang ibu, termasuk mimpi-mimpinya. 

Di buku harian itu, Alin memasuki pikiran serta masa lalu ibunya, yang ternyata dulu ibunya juga pernah kuliah kedokteran dan memiliki pacar yang sama jurusannya, namun terpaksa harus berpisah, karena Wulan harus dijodohkan dengan orang lain, kenalan orangtuanya yang merupakan seorang pengusaha sukses. Memang saat itu, orang yang dijodohkan ini terlihat lebih mapan dari sang pacar yang masih kuliah dan belum jelas masa depannya. Namun apalah daya, di kemudian hari, namanya bisnis ya, ada waktunya naik dan turun. Kebetulan pas bisnis suaminya bu Wulan ini, yaitu pak Tio mengalami kebangkrutan. Dan karena pak Tio termasuk orang yang memang lahir berkecukupan, dan tidak terbiasa dengan kesusahan, agak sulit buat pak Tio menyesuaikan kehidupannya yang berubah drastis ini. Istilahnya tidak terbiasa kalau harus bekerja keras. Sehingga pelarian pak Tio adalah dengan berjudi. Sedangkan bu Wulan, terpaksa harus turun tangan membantu keuangan keluarga dengan membuka jasa laundry. Ini pun, tidak ada sedikitpun bantuan dari Pak Tio. Jadi, semua dilakukan bu Wulan sendiri. 

Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan buat Alin, "Andai Ibu tidak Menikah dengan Ayah", mungkin kehidupan ibu bisa menjadi lebih baik. Pertanyaan inilah yang kemudian ditanyakan oleh Alin kepada ibunya, termasuk menanyakan apakah ibunya bahagia dengan hidupnya saat ini? Dan jawabannya itu yang bikin nyess banget. Bu Wulan bahagia dengan hidupnya saat ini. Dan kalau ditanya, kalau ibu tidak menikah dengan ayah gimana, jawaban bu Wulan adalah, kalau ibu tidak menikah dengan ayah, tentu ibu tidak akan memiliki putri-putri ibu yang sekarang. Sehingga bu Wulan tidak ingin menukarnya dengan kehidupan yang lain, bahwa dia bahagia bahwa dia bisa memiliki anak-anaknya yang sekarang. 

Ini juga yang sempat jadi pikiran saya. Namanya manusia ya, kadang godaan setan selalu saja hadir. Terkadang suka berandai-andai, kalau saja, saya menikah dengan si A, yang lebih ganteng, lebih tajir, yang masa depannya terlihat lebih prospektif lah. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, lah kalau saya menikah dengan orang lain, ya anak-anak saya yang sekarang gak mungkin ada dunks ya. Padahal Kay (anak pertama saya) sudah ditakdirkan untuk hadir di dunia ini, dan Ars (anak kedua saya) juga memang ditakdirkan untuk menjelma di tempat fana ini. Dan itu semua bisa terjadi, ya karena saya menikah dengan suami saya yang sekarang. 

Seperti dalam hadist berikut ini:

"Jika engkau tertimpa sesuatu, janganlah engkau mengatakan, 'Seandainya aku melakukan ini dan itu, pasti hasilnya akan lain'. Tetapi katakanlah 'Ini adalah takdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi'. Karena perkataan 'Seandainya' dapat membuka pintu bagi setan." (HR. Muslim)

 

Film ini benar-benar menguras emosi. Akting pemain-pemainnya T.O.P B.G.T. Ceritanya relate dengan banyak orang. 

Meninggalkan kesan yang dalam dan mempertanyakan "seberapa kenal kamu dengan ibumu? dengan masa lalunya juga mimpi-mimpinya". 

Menunjukkan kekuatan cinta yang rumit, antara ibu dan anak perempuannya. 

Memaksamu melihat kembali apa arti sebuah keluarga. 

Apalagi diiringi dengan soundtrack yang sendu:

Soundtrack Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

Soundtrack lagu ini dinyanyikan oleh Monica Christiana dengan lirik sebagai berikut:

sepasang mata di cermin seorang pembohong mahir tawanya tak kenal kalah penuhi ruang seisi tapi sayang, tidak untuk hari ini luka yang diam seribu bahasa lalu yang selalu bersisa merintih, meronta ia di dalam sepi terlatih, terbiasa di dalam sunyi seperti cahaya rembulan di langit hiasi angkasa dan s’gala jiwa yang sunyi dan bila bintang-bintang tak berkenan ‘tuk hadir kau masih pantas mimpi indah malam ini beranjak setengah hati berjuang setengah mati masih ramai, masih di antara dua telinga yang patah tak s’lalu dapat terobati seperti cahaya rembulan di langit hiasi angkasa dan s’gala jiwa yang sunyi dan bila bintang-bintang tak berkenan ‘tuk hadir kau masih pantas mimpi indah malam ini (interlude) seperti cahaya rembulan di langit hiasi angkasa dan s’gala jiwa yang sunyi dan bila bintang-bintang tak berkenan ‘tuk hadir kau masih pantas mimpi indah malam ini

Kalau kamu masih punya ibu, coba ajak ngobrol ibumu. Minta dia bercerita tentang masa lalunya serta mimpi-mimpinya. 

Kalau ibumu sudah kembali keharibaan Tuhan Yang Maha Esa, kirimkan do'a dan Al-Fatihah kepadanya. Agar Tuhan memeluknya, mengampuninya, mengapuskan segala dosanya serta memberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya, Aamiin...


"Ibu terlalu banyak menyimpan luka, sampai lupa caranya bahagia"