• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton Drakor "Teach You A Lesson"

 

Poster Serial Netflix Teach You A Lesson

Poster Teach You A Lesson
"Jika Murid mengikuti nasihat, kami akan menasehati. Jika baru menurut dengan pukulan, kami akan memukul"

"Kalau Orang Dewasa takut kepada anak-anak, maka dunia akan hancur" 

"Manusia layaknya manusia, politik layaknya politik. Guru layaknya guru, murid layaknya murid."

"Jika dokter takut kepada pasiennya, mereka tak kan bisa disembuhkan. Jika pengacara takut kepada kliennya, mereka tak akan bisa dibela. Namun jika guru takut kepada muridnya, mana bisa guru mengajar muridnya dengan benar"


Judul Film: Teach You A Lesson

Disclaimer: Isi tulisan ini adalah opini pribadi, tidak berhubungan dengan pihak manapun.

Na Hwa Jin (Kim Mu Yeol) mantan kapten Pasukan Khusus, Pengawas Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) Korea Selatan. BPHP tidak memiliki batasan dalam metode pengajaran. BPHP diberikan wewenang khusus oleh Kementrian Pendidikan untuk melakukan pendekatan fisik dan metode non-konvensional untuk mendisiplinkan anak-anak yang melakukan pelanggaran serta melakukan reformasi terhadap sistem pendidikan. 

Ada beberapa alasan, kenapa kamu harus nonton serial ini:

1. Cerita tiap episode mengangkat tema kenakalan anak-anak yang berbeda dari tingkat sekolah yang berbeda pula.

Berikut ini ringkasan episodenya: 

Episode 1: Bullying - SMA Daehan
Ada seorang anak Ryu Jun-Hyeong -anak dari anggota dewan dan kandidat calon presiden terkuat yang punya kuasa-, yang melakukan perundungan/bullying sampai mengakibatkan salah satu murid korban perundungan, Park Dae Sok memilih melakukan bunuh diri, akibat tidak tahan dirundung. 
Yang salah adalah mereka yang merundung dan juga orang dewasa yang diam melihat perundungan. 
Dengan menerima akibat dari perbuatannya, seseorang dibuat sadar atas apa yang telah dia lakukan dan dipaksa bertanggungjawab atas perbuatannya. Itulah pendidikan sesungguhnya yang diperjuangkan BPHP. 

Episode 2: Anak Nakal - SMK Teknologi Tinggu Guun
Para murid sudah tidak menghormati gurunya. Para guru takut kepada muridnya. Pembelajaran yang layak sulit terlaksana jika otoritas guru hancur. Bukankah sistem pendidikan dibangun agar para murid bisa belajar dengan tenang? Untuk itu BPHP dibentuk dan bisa memberikan bentuk hukuman paling keras demi memastikan hak tersebut terlindungi. Siapapun yang mengganggu hak pendidikan, maka BPHP tidak akan tinggal diam.  
Anak SMK yang suka tawuran. Harus jago berkelahi dan harus menang untuk bisa direkrut. Jang Gwon Hyeok, bos besar kelas 12. Datang ke sekolah seenaknya, suka memukuli dan memalak anak lain. Sudah seperti gangster.
Ngedrift mobil. Anak elektro dan otomotif. Semua pelajaran di dunia berguna. 
Dipanggil bosnya agar bisa dicabut dari akarnya.   
BPHP ingin dihapuskan. Apakah karena pengawasnya mantan tentara? Tingkat kekerasan yang dilakukan murid, bukan level murid biasa lagi. Ada anggota geng yang masih murid sekolah. Kekerasan mereka di atas level murid, tapi berharap guru melawan dengan kapur?Tujuan BPHP bukan untuk melawan murid, tapi melawan para monster. Dan para monster harus ditangkap oleh monster juga. Sekolah adalah tempat belajar. Selain para palajar dan pengajar tidak boleh masuk ke sini. 
Jika tak mau sekolah, tak usah. Jika tak mau belajar, tak usah. Itu adalah hidup kalian. Tapi jangan mengacaukan hidup orang lain. Jangan anggap satu menitmu, sama dengan satu menit orang lain. Satu menit saat ini, nantinya bisa membuat perbedaan puluhan tahun. 

Episode 3: Manipulatif - SMA Putri Soyeon
Han Ye Ri, influencer yang mengaku dilecehkan oleh gurunya yang membuat gurunya bunuh diri. Han Ye Ri sangat manipulatif, dan berbohong kalau wali kelasnya melakukan pelecehan seksual kepada dirinya. Dan Han Ye Ri membuat kebohongan itu di media sosialnya, yang membuat followernya meneror gurunya itu, sampai ke keluarganya, anak dan istrinya. Pada akhirnya gurunya memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Ibu gurunya mengkonfrontir Han Ye Ri, tapi Han Ye Ri malah membalasnya dengan apakah artinya aku adalah murid yang berbohong dilecehkan untuk menindas gurunya?
Im Ha Rim, rekrutan baru BPHP, jadi guru magang di SMA Putri Soyeon. Bisa sebaik malaikat, atau sejahat iblis sesuai sikap muridnya. 
Semua yang merendahkan guru, memperlakukan guru sebagai bahan olok-olok, dan menjadikan guru sebagai tontonan adalah pelanggaran. BPHP akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi di SMA Putri Soyeon dan menuntaskan sampai ke akarnya.
Im Han Rim mengurus murid-muridnya, sementara Na Hwa Jin mengurus para gurunya. Meminta guru untuk mengisi survey pelanggaran hak pendidikan jika ada guru yang difitnah hingga nama baiknya tercemar, atau guru yang dirundung oleh para murid, karena menegur atau mempermasalahkan hal tersebut. Atau mengetahui ada guru yang data pribadinya disebar, fisiknya dicaci atau fotonya direkayasa hingga diserang di media sosial. Tapi para guru tetap menutup mata, karena takut pada anak-anak, atau merasa tidak punya pilihan. Apapun itu, tak masalah, bisa langsung laporkan saja kepada BPHP. 
Im Han Rim adalah mantan sertu pasukan khusus, bawahan dari Na Hwa Jin. 
Yang melapor BPHP adalah murid bu Jung juga yang ingin bu Jung tetap mengajar, tapi takut kepada Han Ye Ri. 
Yang BPHP lakukan untuk mengubah sekolah ini cuma langkah sementara. Pada akhirnya, gurulah yang harus bertindak. BPHP akan memastikan tidak akan ada lagi guru yang terluka. BPHP akan melindungi guru. Jangan pernah menyerah menjadi guru. 
Seorang guru wajib membimbing murid-muridnya ke arah yang benar. 
Teruslah hidup dan merenunglah.

Episode 4:Guru tidak selalu benar - SMA Bahasa Asing Chukmyeong
Seorang murid Park Hyeon-ung dengan kejam memukul guru Cheon Sang-yeol, padahal Park Hyeon-ung dikenal sebagai murid yang pintar dan berprestasi. Ternyata setelah dilakukan penyelidikan dan investigasi oleh BPHP, diketahui bahwa sang guru yang menyebabkan kehancuran usaha orangtua Park Hyeon-ung karena sang guru ini menerima suap dari orangtua murid yang jauh lebih kaya. Park Hyeon-ung merupakan murid dari orangtua sederhana namun berprestasi yang menyebabkan anak orang kaya tidak bisa menjadi juara pertama. Makanya guru Cheon Sang-yeol berusaha membuat masalah dengan Park Hyeon-ung agar dia tidak bisa mengikuti ujian dan tersingkir. Namun, usaha ini tidak berhasil, dimana BPHP berhasil membongkar kebusukan sang guru. Sang guru yang tadinya menjadi pujaan, langsung hancur reputasinya. 

Episode 5: Orangtua murid yang menyebalkan - SD Hyeonjung
Guru kelas 1 SD Hyeongjung, Choi Ji-seon, hidupnya berubah menjadi kekacauan ketika ia bertemu dengan ibu dari U-jin, Lee Ji-young, yang bersikap agresif dan mendominasi. Semangat dan antusiasme Ji-seon dengan cepat merosot. Ibu sang guru akhirnya memutuskan untuk menghubungi BPHP. Han-rim datang saat Ji-seon mencoba menggantung dirinya, kemudian akhirnya Ji-seon diminta untuk mengambil cuti demi menjaga kesehatan mentalnya. Hwa-jin kemudian menjadi guru pengganti dan bersikap tegas terhadap Ji-young serta menghadapi ayah U-jin yang mudah marah. Ketika ia melihat Ji-young secara agresif membawa U-jin pulang, ia menuntutnya. Dalam konfrontasi berikutnya, Hwa-jin mengungkap trauma emosional yang ditimbulkan Ji-young terhadap Ji-seon, lalu menunjukkan kepada Ji-young momen menyenangkan antara U-jin dan Ji-seon.

Episode 6:Kriminal Narkoba - SMP Hyeonjin
Hwa-jin, Han-rim, dan Geun-de menangkap para pelajar ketika mereka mencuri mobil dan menimbulkan kekacauan dalam pengejaran berkecepatan tinggi sambil menemani seorang gadis koma. Karena masih di bawah umur, mereka dibebaskan dalam hitungan jam, tetapi Gang-seok mengirim ketiganya ke SMP Hyeonjin, tempat gadis koma itu, Yun-jin, bersekolah.Saat menemukan Yun-jin dalam kondisi kesehatan buruk, terungkap bahwa ia menjadi kecanduan obat sintetis yang menyebabkan penurunan berat badan; untuk membayar pil tersebut, ia dipaksa oleh pengedar narkoba Ji-ung untuk membantu bisnisnya. Ketika Ji-ung semakin kasar, Yun-jin melaporkannya sehingga mereka ditangkap, namun dibebaskan dan kemudian semakin menyiksanya sebagai balas dendam. Sebagai tanggapan, BPHP mengirim mereka ke pusat tahanan remaja bersama para terpidana pembunuhan.

Episode 7:Judol - SMA Nakwon 
Gyu-cheol gagal mendapatkan pengampunan dari Hwa-jin saat mereka berpapasan. Dalam sebuah rapat BPHP, seorang orang tua memohon bantuan untuk putranya, Lee Jae-yun, yang kecanduan judi; dengan berpartisipasi dalam permainan daring, Jae-yun telah menumpuk utang sebesar ₩85 juta, memaksa keluarganya untuk membayar, hanya untuk kemudian Jae-yun menambah utang lebih besar dan pergi tanpa kabar. BPHP menyelidiki dan mengirim Geun-de untuk menyusup ke SMA Nakwon, di mana sebagian besar murid adalah pecandu judi. Geun-de bertemu Seong-bin, yang mengenalkannya pada perjudian, dan Geun-de segera ikut kecanduan. Dengan kontak Seong-bin kepada rentenir, Geun-de mengatur sebuah utang.

Namun, Han-rim yang lengah gagal melindungi Geun-de, dan Geun-de ditangkap serta dipaksa bekerja dalam penipuan daring untuk menarik calon korban; di antara mereka terdapat berbagai murid, termasuk Jae-yun. Geun-de menggunakan kemampuan teknisnya untuk mengirim kode Morse kepada BPHP, yang berhasil menemukan lokasi persembunyian. Han-rim yang penuh penyesalan dengan brutal memukuli para rentenir dan menyelamatkan Geun-de, sementara Hwa-jin dengan brutal memukuli sang bos. Jae-yun dirawat di rumah sakit dan segera menjalani terapi, meskipun ia dan Seong-bin ditegur oleh Hwa-jin atas kerugian yang mereka timbulkan kepada orang tua mereka.

Episode 8:Ambisi Orangtua -  SMA Seungyeon
BPHP menyelidiki SMA Seungyeon, tempat murid Jung Hyeon-min pingsan saat mengikuti tes masuk perguruan tinggi jalur awal. Penyelidikan BPHP mengungkap bahwa ia berada di bawah tekanan besar dari ibunya dan bahwa Hyeon-min menerima sedikit nutrisi serta tidur agar studinya tidak terabaikan. Ibunya telah memberinya pil untuk membantu konsentrasi. Awalnya, sang ibu memperoleh pil tersebut dari ibu murid berprestasi lainnya, tetapi kemudian beralih ke obat-obatan yang lebih berbahaya.

Hwa-jin menemukan bahwa pil tersebut adalah obat ADHD dan jantung yang tidak resmi serta ilegal di Korea Selatan, yang membuat Hyeon-min bergantung padanya. Hwa-jin turun tangan dan mendorong ibu Hyeon-min untuk mengikuti rutinitas ketat putranya. Tidak mampu melanjutkan, ia kemudian mengungkap semua pengorbanannya agar Hyeon-min bisa menjadi dokter dan menjamin masa depan finansial. Ia akhirnya bertemu kembali dengan Hyeon-min yang kini dirawat di rumah sakit, dan berhasil mengatasi ketergantungannya berkat bantuan Geun-de dan Han-rim.

Meskipun ibunya tetap bersikeras mengirimnya ke sekolah kedokteran, Hyeon-min akhirnya berani menyatakan keinginannya untuk berhenti belajar kedokteran dan fokus pada pemulihannya. Saat menyelidiki obat-obatan tersebut, Hwa-jin menemukan kaitan dengan salah satu tulisan Ga-yoon. Sementara itu, Gyu-cheol memutuskan untuk kembali bersekolah.

Episode 9:Bullying/Perundungan - SMA Jinwon
Kepulangan Gyu-cheol ke sekolah memicu protes besar. Saat diawasi Hwa-jin, terungkap kasus perundungan yang melibatkan Chi-ho dan kelompoknya. Seong-gu yang menjadi korban akhirnya menerima bantuan BPHP. Geun-de dan Han-rim menyusup untuk membongkar kelompok tersebut, hingga reputasi Chi-ho hancur. Namun, Chi-ho jatuh dari atap setelah berkonfrontasi dengan Gyu-cheol, dan rekaman kejadian itu dipakai Gi-tan untuk menyalahkan BPHP. Sementara itu, Hwi-jan memukul Gyu-cheol setelah ia mengejek kematian Ga-yoon.

Episode 10:Narkoba - SMA Jinwon

Dalam sebuah kilas balik, terungkap bahwa Ga-yoon pernah berusaha membawa Gyu-cheol keluar dari jalan kriminalnya, tetapi menemukan obat-obatan, sehingga Gyu-cheol menusuknya setelah mengetahui bahwa ia tidak menceritakan hal itu kepada siapa pun. Di masa kini, BPHP berada di bawah sorotan publik dan terpaksa ditutup. Namun demikian, para anggotanya memutuskan untuk bertindak di luar aturan dan menyelidiki Gyu-cheol. Mengetahui bisnis narkobanya, mereka merekrut mantan guru yang pernah mereka bantu untuk menghentikan penyebaran.

Selama penyelidikan, Han-rim secara tidak sengaja mengonsumsi obat tersebut, mendorong Geun-de untuk menyadarkannya kembali dengan menciumnya. Hwa-jin menghadapi Gyu-cheol, yang telah menyandera Seong-gu. Hwa-jin ditusuk dengan cara yang mirip seperti Ga-yoon, tetapi berhasil menundukkan Gyu-cheol. Gi-tae ditangkap atas keterlibatannya. Dengan Gyu-cheol kembali ditangkap, BPHP pun beroperasi kembali.

Alasan selanjutnya.
2. Asosiasi Guru Korea Selatan mendukung series ini sejalan dengan meningkatnya concern di sekolah-sekolah, termasuk berkurangnya disiplin di dalam kelas, pelanggaran terhadap otoritas guru, dan kurangnya dukungan institusional untuk para pendidik. 

Untuk kritik, Serikat Guru dan Pekerja Pendidikan Korean mengatakan bahwa Violence is not true education. dan karena BPHP dibentuk oleh Kementrian Pendidikan maka sama saja memberikan kesan bahwa corporal punishment / hukuman fisik dibolehkan, yang padahal hal tersebut benar-benar dilarang di sekolah-sekolah di Korea Selatan. 

Bagaimana pengawas BPHP memberikan pelajaran kepada para pelaku. 
3. Bagaimana pentingnya sebuah sistem pendidikan, termasuk adanya BPHP untuk selalu membela korban, baik itu murid, guru maupun orangtua. 

4. Film ini merupakan cerita balas dendam atas kematian Choi Ga Yun, yang merupakan anak dari Menteri Pendidikan dan Tunangan dari Na Hwa Jin. Balas dendam yang epik bukan murahan. 
Cari cara yang tepat, bukan cara yang cepat. 
5. Pemain utamanya ganteng, pemain pendukungnya sangat sesuai, merupakan film aksi yang sangat keren. Tapi tidak lupa juga diselipin komedi dan cerita romantis. Jadi pastinya gak akan garing nonton ini. Nano-nano rasanya. 

Tapi perlu diingat, menonton film ini perlu pendampingan dan pemahaman yang mendalam. Ada banyak adegan kekerasannya. Sebenarnya saya juga tidak mentolerir kekerasan terhadap anak, tapi dari film ini dijelaskan juga pentingnya pendidikan "keras" bagi anak yang sudah melakukan kekerasan melebihi kewajaran kenakalan anak-anak. 

Nonton sekali sepertinya tidak cukup, karena banyak pembelajaran di dalam setiap ceritanya. Sangat dinanti season 2-nya. 

Itulah 5 alasan kenapa kamu harus nonton series ini. Tonton sekarang masih tayang di Netflix!
Pendidikan adalah mengajarkan pengetahuan dan ketrampilan sekaligus membentuk karakter.
Yang paling penting adalah membentuk martabat dan kepribadian sebagai manusia. Itulah makna sejati dari pendidikan.