"Writing is a Habit. A habit is something you do without thinking"
Benar ya quotenya, kalau menulis itu merupakan sebuah kebiasaan dan sebuah kebiasaan adalah sesuatu yang kamu lakukan tanpa berpikir. Otomatis aza gitu, seperti sudah terinstal di otak kamu, yang kamu lakukan setiap hari, bahkan terkadang tanpa kamu sadari. Seperti misalnya, sehabis bangun tidur malam, pagi harinya kamu pasti langsung berdo'a, minum segelas air putih, segera ke kamar mandi, lanjut ibadah pagi atau shalat shubuh. Karena ini sudah kamu lakukan selama bertahun-tahun, setiap hari, tanpa kamu sadari, ya langsung kamu lakukan, autopilot aza, tanpa kamu perlu berpikir lagi.
Kebiasaan itu sendiri juga ada 2. Kebiasaan baik dan kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk ini lebih mudah terbentuk, tapi sangat sulit dihilangkan. Kebiasaan begadang misalnya. Gampang banget kan ya? tinggal marathon nonton drakor atau dracin aza tiap malam, langsung jadi kebiasaan dech. Tapi pas mo berhenti susah banget kan ya? Satu lagi kebiasaan baik. Ini kebalikan dari kebiasaan buruk, kebiasaan baik lebih sulit dan perlu waktu untuk dibentuk. Kebiasaan hidup sehat misalnya. Duh, ini mah, ada aza tantangannya. Gimana tidak? wong kita tinggal di negeri tepung. Makanannya apa-apa pasti ada tepungnya. Sangat sulit kan menghindar dari tepung?
Tapi tenang saja, ada cara koq untuk membangun kebiasaan baik. Apa aza tuch? yuuk mari kita jabarkan satu per satu.
1. Tahu apa yang kamu inginkan. Kalau gak tahu yang diinginkan, ya bagaimana mau membentuk kebiasaan baik, iya kan?
2. Buat daftar manfaat dari kebiasaan baik. Misal mau membangun kebiasaan menulis, nah, kamu bisa membuat daftar apa manfaat dari menulis itu untuk dirimu. Misalnya, writing for healing, menulis untuk memberi manfaat, atau menulis untuk mendapatkan cuan.
3. Komitmen pada kebiasaan tersebut. Jangan karena gagal sekali, trus langsung berhenti. Jangan ya dek ya.
4. Tentukan target lalu beri imbalan kepada diri sendiri. Misal target menulis selama 30 hari berturut-turut. Kalau kamu berhasil mencapai target itu, beri imbalan untuk dirimu sendiri, misal memberikan coklat untuk dirimu agar kamu bahagia.
5. Mulai secara perlahan. Seperti lari marathon ya, gak perlu langsung gas di awal. Pelan-pelan saja. Misalnya mulai dengan menulis 100 kata per hari selama seminggu. Kemudian di minggu kedua naik sedikit jadi 200 kata per hari. Lanjut begitu seterusnya.
6. Kejar konsistensi, bukan performa. Misal, menulis 100 kata per hari, tapi konsisten, dibanding menulis langsung 500 kata, tapi hanya sekali, setelah itu berhenti.
7. Setelah mencapai target, jangan tinggalkan kebiasaan tersebut. Misalnya target menulis setiap hari selama 30 hari. Setelah kamu berhasil mencapai target, bulan selanjutnya kamu berhenti menulis. Tetap buat target selanjutnya ya.
8. Tetaplah termotivasi. Setiap kali gagal, ulanglah lagi. Sebelum memulai kembali, ingatlah alasan kamu membangun kebiasaan baik tersebut agar kamu menjadi lebih termotivasi.
Nah, kira-kira butuh berapa lama seh sebenarnya untuk membangun kebiasaan baik? Menurut studi tahun 2009 yang diterbitkan dari European Journal of Social Psychology, pembentukkan kebiasaan dapat memakan waktu 18 hingga 254 hari. Jumlah rata-rata waktu yang dibutuhkan agar kebiasaan otomatis dilakukan adalah 66 hari menurut para ahli.
Jadi, butuh rata-rata 66 hari ya agar kebiasaan bisa otomatis dilakukan dan menjadi rutinitas. Untuk membangun rutinitas menulis, kamu bisa melakukan 3 hal sederhana berikut ini:
1. Baca/nonton/jalan. Iya, kalau kamu suka baca buku, boleh baca buku. Kalau kamu yang lebih suka nonton, boleh nonton bioskop atau nonton di aplikasi streaming film. Bisa juga kalau kamu suka jalan, boleh juga tuch, jalan-jalan. Bisa jalan-jalan ke luar negeri, ke luar kota, ke mall atau setidaknya jalan-jalan aza di sekitaran rumahmu. Dengan cara ini, kamu bisa jadi nemuin ide, dapat inspirasi atau menemukan sudut pandang baru untuk tulisanmu. Ini bisa jadi bahan bakar atau bahan mentah tulisanmu.
Kamu juga bisa baca tulisan ini untuk bangun Atomic Habitsmu.
Kalau kamu, punya rutinitas menulis apa saja? boleh cerita di kolom komentar ya.
Referensi:
1. Cara Membentuk Kebiasaan Baik: 9 Langkah (dengan Gambar) - wikiHow
2. Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Membangun Kebiasaan?








Kalau saya menulis di blog karena ingin selalu menambah perbendaharaan kata bahasa Inggris, jadi jika ada kata yang gak tahu padanan katanya, terpaksa buka kamus / google translate ha...ha..
BalasHapusyang bener-bener jadi PR itu konsistensi. karena nyatanya dan seringnya, kemalasan yang menang :D. jadi, emang perlu "nyambuk" diri sendiri biar nulis wkwkwk.
BalasHapus