• 1
    INSPIRASI
    Semoga semua tulisan, kisah, dan semua yang tertulis di sini menginspirasi anda.! ♡
    Klik di sini
  • 2
    PERJALANAN
    Semua tulisan perjalanan wisata, kuliner, rekreasi dapat anda baca di sini. Silakan klik untuk membacanya lebih lanjut. ♡
    Klik di sini
  • 3
    PENGASUHAN
    Saya membagikan cerita, kisah, atau tips tentang pola pengasuhan anak melalui tulisan-tulisan di rubrik ini. ♡
    Klik di sini
Selamat Datang!
Blog ini merupakan rumah baru saya, tempat di mana saya menuliskan serta mencurahkan isi hati dan kepala saya. Saya menyukai dunia sosial, membaca, menulis serta jalan-jalan berfaedah. Sejak di kampus saya sudah berkeliling Indonesia serta berkesempatan ke luar negeri seperti Eropa (Croatia, Italia, Belanda, Perancis, Belgia) dan Asia (Bangladesh, Korea Selatan dan Thailand). Saya juga tertarik mendalami teknologi dan inovasi, dan pernah menjadi perwakilan Save the Children Indonesia dalam AI Incubator di Bangkok, Thailand.

Silakan klik tautan ini untuk membaca semua tulisan saya. Terimakasih!
Ingin Tahu Lebih Banyak?
Baca Selengkapnya

Baca Ini

Terbaru di Sini

KDRT

Baru lihat di Oprah.
Sebenernya temanya tentang pembunuhan dimana tersangka pembunuhnya bisa bebas dalam sidang pidana. Pembunuhan itu sendiri sudah berlangsung 13 tahun yang lalu dan masih hangat dibicarakan karena kontroversi bebasnya sang pembunuh. Dan si-yang diyakini sebagai pembunuh- membuat buku "If I Did It", yang di artikan oleh banyak masyarakat di US sebagai buku manual pembunuhan. Tapi uniknya, yang memegang hak terhadap buku itu adalah keluarga korban. Keluarga korban menganggap buku itu sebagai sebuah pengakuan dari pembunuh. Dan keluarga mengambil hak terhadap buku itu untuk menghindari sang pembunuh, sang penulisnya mendapatkan royalti dari penjualan buku tersebut.
Sebenarnya dalam pembunuhan itu terkandung pula unsur KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
Salah satu dari kerabat korban menyatakan bahwa sebenarnya permasalahan yang sering dialami  wanita dalam kasus2 KDRT ada 3 hal : Hopes (Harapan), Ashamed (Rasa malu) dan Fear (Rasa Takut). Hopes, wanita yang mengalami KDRT memiliki harapan bahwa sang Abuser (pelaku KDRT) suatu saat akan menjadi lebih baik. Ashamed, sang wanita merasa malu akan apa yang terjadi pada dirinya dalam keluarganya, dia malu terhadap keluarga, tetangga, teman dekat serta orang lain. Fear, sang wanita takut jika sang abuser akan membunuhnya ataupun melakukan hal2 keji lainnya.
Oprah pernah juga membahas masalah KDRT dalam satu episodenya.
So for women, klo dah ngerasa mengalami KDRT, sebenernya gak perlu takut ambil keputusan yang terbaik to leave the abuser. Jangan pernah tumbang oleh buaian kata maaf yang cuma tobat sesaat. Once u accept them, mereka -the abuser- akan menyangka bahwa kau mudah memaafkan and after u forgave him, he will do that s*** things again to u.
And it happens to one of my best friend. Bahkan sebelum mereka - dia dan calon suaminya- menikah. Sudah terjadi dan terlihat tanda2 KDRT, and i am totally worried what will happen to my best friend in the future. Saya dan abang dah coba antisipasi dan berusaha menolongnya, tapi sahabat saya itu sudah terkena sindrom HAF (Hopes, Ashamed, Fear) tadi.
Keputusan penyelamatan diri sesaat yang diambilnya sekarang berisiko fatal di masa yang akan datang.
Mudah-mudahan Allah memberikan yang terbaik baginya juga untuk seluruh wanita yang mengalami kasus KDRT.
Beware and Becareful.


wp@19032008